mari kita lihat hasil nyata dari "rapor" ekonomi yang keluar kemarin. Secara keseluruhan, ada beberapa kejutan tak terduga yang membuat pasar memberikan respons beragam
1. Lowongan Kerja di AS (USD) Mulai Menyusut
Sorotan utama jatuh pada data tenaga kerja Amerika Serikat, yaitu JOLTS Job Openings. Angkanya keluar di 8,06 juta, lebih rendah dari prediksi pasar yang sangat berharap di kisaran 8,37 juta. Artinya, perusahaan-perusahaan di AS mulai sedikit mengerem dalam membuka lowongan pekerjaan baru.
2. Ekonomi Australia (AUD) Tumbuh Melambat
Kabar dari negeri kanguru juga kurang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi (GDP) Australia pada kuartal ini hanya tercatat naik tipis sebesar 0,1%. Angka ini meleset dari perkiraan analis yang mematok 0,2%, menunjukkan bahwa mesin ekonomi mereka sedang berjalan lebih lambat dari harapan.
3. Pengangguran Jerman (EUR) Melonjak Tajam
Di daratan Eropa, Jerman memberikan catatan yang kurang sedap. Penambahan angka pengangguran (Unemployment Change) justru melesat hingga 25 ribu orang, padahal pasar mengira penambahannya hanya akan berada di sekitar angka 7 ribu. Ini menjadi PR tambahan bagi perekonomian Eropa.
4. Kabar Positif: Upah di Jepang (JPY) Naik
Di tengah kabar lesu dari berbagai negara besar, Jepang justru memberi kejutan yang menyenangkan. Rata-rata pendapatan atau upah tunai para pekerjanya (Average Cash Earnings) naik sebesar 2,1%, berhasil melampaui prediksi awal di angka 1,7%. Ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa daya beli masyarakat Jepang mulai bangkit.
#NewbieDailyLearning#MyTradingWeapon#TrendingTopics
mari kita lihat hasil nyata dari "rapor" ekonomi yang keluar kemarin. Secara keseluruhan, ada beberapa kejutan tak terduga yang membuat pasar memberikan respons beragam
1. Lowongan Kerja di AS (USD) Mulai Menyusut
Sorotan utama jatuh pada data tenaga kerja Amerika Serikat, yaitu JOLTS Job Openings. Angkanya keluar di 8,06 juta, lebih rendah dari prediksi pasar yang sangat berharap di kisaran 8,37 juta. Artinya, perusahaan-perusahaan di AS mulai sedikit mengerem dalam membuka lowongan pekerjaan baru.
2. Ekonomi Australia (AUD) Tumbuh Melambat
Kabar dari negeri kanguru juga kurang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi (GDP) Australia pada kuartal ini hanya tercatat naik tipis sebesar 0,1%. Angka ini meleset dari perkiraan analis yang mematok 0,2%, menunjukkan bahwa mesin ekonomi mereka sedang berjalan lebih lambat dari harapan.
3. Pengangguran Jerman (EUR) Melonjak Tajam
Di daratan Eropa, Jerman memberikan catatan yang kurang sedap. Penambahan angka pengangguran (Unemployment Change) justru melesat hingga 25 ribu orang, padahal pasar mengira penambahannya hanya akan berada di sekitar angka 7 ribu. Ini menjadi PR tambahan bagi perekonomian Eropa.
4. Kabar Positif: Upah di Jepang (JPY) Naik
Di tengah kabar lesu dari berbagai negara besar, Jepang justru memberi kejutan yang menyenangkan. Rata-rata pendapatan atau upah tunai para pekerjanya (Average Cash Earnings) naik sebesar 2,1%, berhasil melampaui prediksi awal di angka 1,7%. Ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa daya beli masyarakat Jepang mulai bangkit.
#NewbieDailyLearning#MyTradingWeapon#TrendingTopics