Ikhtisar:Ikhtisar PasarPasar saham AS menunjukkan pergerakan yang terfragmentasi menjelang rilis laporan keuangan raksasa teknologi. Indeks SP 500 mencatat lima sesi kenaikan berturut-turut dan kembali menutup
Ikhtisar Pasar
Pasar saham AS menunjukkan pergerakan yang terfragmentasi menjelang rilis laporan keuangan raksasa teknologi. Indeks S&P 500 mencatat lima sesi kenaikan berturut-turut dan kembali menutup perdagangan di rekor tertinggi sepanjang masa, sementara Nasdaq tampil solid. Sebaliknya, Dow Jones terkoreksi akibat tekanan dari raksasa asuransi kesehatan UnitedHealth, yang anjlok hampir 20%.
Saham UnitedHealth terpukul setelah pendapatan kuartal IV meleset dari ekspektasi pasar, disertai proyeksi kinerja 2026 yang lemah serta usulan pemerintah untuk mempertahankan tingkat pembayaran layanan Medicare. Penurunan tersebut menjadi penurunan harian terburuk dalam 25 tahun bagi saham perusahaan tersebut.
Di sisi lain, sektor teknologi dan manufaktur mencuri perhatian. Corning melonjak 15% setelah mengonfirmasi kesepakatan pasokan kabel serat optik senilai hingga USD 6 miliar dengan Meta. Micron Technology juga menguat lebih dari 5% setelah mengumumkan tambahan investasi USD 24 miliar untuk ekspansi manufaktur NAND.
Makro & Valuta Asing
Indeks dolar AS turun lebih dari 1%, menyentuh level terendah dalam empat tahun. Kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed terus meningkat, diperparah oleh data kepercayaan konsumen yang melemah, sehingga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS turun ke level terendah harian.
Yen Jepang mencatat kinerja paling menonjol, dengan kenaikan kumulatif 4% dalam tiga hari. Sementara itu, yuan offshore menembus level 6,94 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun, mencerminkan tren apresiasi yang kuat sepanjang bulan ini.
Komoditas & Aset Kripto
● Logam mulia melanjutkan reli agresif
Harga emas spot mencetak rekor penutupan tertinggi untuk enam sesi berturut-turut, dengan kenaikan intraday sempat melampaui 3%. Meski permintaan aset lindung nilai tetap kuat, perak mulai bergerak sideways di area harga tinggi setelah reli tajam sebelumnya.
● Minyak mentah terdorong risiko geopolitik Timur Tengah
Premi risiko geopolitik kembali menguat, mendorong harga minyak melonjak di akhir perdagangan dengan kenaikan sempat melebihi 3%.
● Aset kripto menunjukkan pemulihan
Bitcoin bergerak fluktuatif namun menguat, naik lebih dari 2% dan kembali bertahan di atas level USD 89.000.
Sorotan Utama● Amerika Serikat akan menggelar latihan kesiapan udara di Timur Tengah
Komando Pusat AS (CENTCOM) pada tanggal 27 menyatakan bahwa Angkatan Udara ke-9 akan menggelar latihan kesiapan tempur selama beberapa hari, guna menunjukkan kemampuan penempatan cepat, penyebaran terdesentralisasi, dan operasi berkelanjutan di wilayah tanggung jawab CENTCOM.
Menurut laporan media, AS dikabarkan telah memberi tahu Israel mengenai perkembangan persiapan operasi terhadap Iran. Presiden Iran juga melakukan pembicaraan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi, sementara Menteri Luar Negeri Iran dan Qatar turut melakukan komunikasi diplomatik.
● Koordinasi nilai tukar dengan AS, yen menguat dalam jangka pendek
Menteri Keuangan Jepang Katayama Satsuki menyatakan bahwa Jepang siap berkoordinasi dengan AS untuk mengambil langkah nilai tukar yang tepat bila diperlukan, mendorong penguatan yen terhadap dolar AS dalam jangka pendek. Ekspektasi pasar terhadap potensi intervensi bersama AS–Jepang meningkat, terutama setelah Federal Reserve Bank of New York sebelumnya menanyakan kuotasi USD/JPY kepada sejumlah institusi, yang dipandang sebagai sinyal awal intervensi.
Meski tekanan depresiasi jangka pendek mereda, pelaku pasar umumnya menilai USD/JPY berpotensi mencari keseimbangan baru di kisaran 147–149 dalam jangka menengah.
Fokus Data & Agenda Penting (GMT+8)
23:30 US
Persediaan Minyak Mentah EIA AS Mingguan hingga 23 Januari (juta barel)
Dini Hari
03:00 US
Keputusan Suku Bunga The Fed hingga 28 Januari (batas atas)
03:30 US
Konferensi Pers Kebijakan Moneter Ketua The Fed, Jerome Powell