Ikhtisar:Topeng regulasi yang hancur. Data menunjukkan kebusukan sistemik dengan puluhan kasus perampasan dana, membuktikan broker ini hanyalah jebakan mematikan bagi uang Anda.

Reputasi IG diklaim sebagai raksasa industri. Faktanya, gelar ini hanyalah ilusi kotor. Pada Februari 2025, seorang trader Indonesia kehilangan Rp 42.000.000 karena withdrawal ditahan tanpa alasan logis.
Di Malaysia, dana klien dirampas $271.373 sepihak dengan dalih murahan 'pelanggaran perjanjian'. Keamanan IG sangat memprihatinkan.
| Regulator | Tipe Lisensi | Status |
|---|---|---|
| FCA (Inggris) | MM (195355) | Aktif |
| ASIC (Australia) | MM (000220440) | Dicabut |
| FSCA (Afrika Selatan) | MM (41393) | Dicabut |
| NFA (AS) | Umum (0509630) | Tidak Terverifikasi |
Lisensi IG yang berstatus aktif sengaja menutupi deretan lisensi lain yang dicabut. Topeng regulasi ini gagal total mencegah 43 keluhan perampasan dana dalam tiga bulan terakhir.
Klien terus-menerus disabotase. Banyak korban menghadapi Masalah IG kronis ketika mencoba menarik keuntungan atau dilarang Login IG mendadak saat momen krusial pasar.
Modus kloning berkedok 'IG VIP' merajalela, memeras trader Asia hingga ratusan ribu dolar lewat pajak fiktif. Bukti tak terbantahkan ini menjustifikasi label Broker IG Penipu.

Perampasan dana berkedok prosedur operasional. Menyetor modal ke platform ini murni bunuh diri finansial.