Ikhtisar:FCA resmi melarang Alec Finch dan Robert Finch dari industri jasa keuangan Inggris setelah Pengadilan Tinggi menyatakan keduanya melakukan fraud di AFL Insurance Brokers Limited. Keduanya menggelapkan dana nasabah untuk biaya operasional dan memalsukan laporan keuangan sebelum menjual perusahaan.

Otoritas Jasa Keuangan Inggris (FCA) resmi melarang Alec Finch dan Robert Finch, pasangan ayah dan anak, dari seluruh fungsi jasa keuangan yang diatur di Inggris.
Keputusan yang diumumkan pada 22 Juli 2026 ini menyusul putusan Pengadilan Tinggi Inggris pada September 2023 yang menyatakan keduanya melakukan fraud di AFL Insurance Brokers Limited.
Larangan ini menjadi babak akhir dari skandal panjang yang melibatkan penyalahgunaan dana nasabah dan pemalsuan laporan keuangan untuk menutupi kondisi perusahaan yang sebenarnya.
Kasus ini bermula pada 2017, ketika 58 persen saham AFL dijual kepada Next Generation Holdings Limited seharga £2,12 juta. Saat transaksi berlangsung, AFL sebenarnya menanggung defisit dana nasabah sekitar £3,5 juta. Fakta ini disembunyikan dari pembeli.
Pada Agustus 2020, pembeli AFL mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi terhadap Alec Finch dan Robert Finch atas kerugian dan ganti rugi. Inti gugatan adalah tuduhan fraud yang dilakukan kedua pria tersebut.
Pengadilan Tinggi kemudian menjatuhkan putusan pada September 2023, menyatakan bahwa Finch bersalah melakukan fraud.
Berdasarkan temuan pengadilan, Alec dan Robert Finch menggunakan dana nasabah untuk menutupi biaya operasional bisnis AFL. Ketika mereka berniat menjual perusahaan, keduanya menciptakan laporan keuangan palsu yang melebih-lebihkan posisi keuangan AFL.
Laporan palsu ini digunakan untuk menyesatkan pembeli, akuntan, dan auditor perusahaan.
Mereka menyembunyikan penyalahgunaan dana nasabah dan menggambarkan kondisi keuangan yang jauh lebih sehat dari kenyataan, sehingga AFL tampak sebagai bisnis yang menarik secara finansial.
Therese Chambers, direktur eksekutif gabungan penegakan dan pengawasan pasar FCA, menegaskan bahwa Finch adalah motor penggerak di balik setiap bagian dari fraud serius ini.
“Mereka melukiskan gambaran palsu tentang bisnis yang sukses dan menggunakan uang nasabah untuk keuntungan mereka sendiri, dan mereka tahu itu salah,” ujarnya.
FCA memutuskan tidak menjatuhkan denda finansial setelah menerima bukti bahwa hukuman denda akan menyebabkan kesulitan keuangan serius bagi kedua pria tersebut. Seandainya denda diterapkan, Alec Finch akan dikenai £121.200 dan Robert Finch £169.800.
Meski demikian, status larangan ini belum final. Alec Finch dan Robert Finch telah merujuk Notis Keputusan mereka ke Upper Tribunal, dan masing-masing akan menyampaikan pembelaan di sana.
Seluruh temuan dan usulan larangan FCA tetap bersifat sementara selama proses tribunal berlangsung.
AFL Insurance Brokers Limited kemudian berganti nama menjadi Ambon Brokers Limited. Perusahaan ini kini tidak lagi memiliki otorisasi dari FCA, menandai berakhirnya riwayat pialang asuransi yang pernah menjadi pusat skandal fraud keluarga Finch.