Ikhtisar:Yen Jepang menguat setelah intervensi bersama Jepang dan AS meredam pergerakan yang dinilai tidak tertib. Washington menyatakan siap ikut dalam intervensi lanjutan jika gejolak yen berlanjut.

Yen Jepang tetap menjadi sorotan pasar valuta asing setelah Amerika Serikat menyatakan tidak akan ragu ikut dalam intervensi valuta asing terkoordinasi dengan Jepang jika pergerakan yen yang tidak tertib berlanjut.
Pernyataan itu muncul setelah Jepang mengonfirmasi intervensi pembelian yen bersama AS, yang menjadi aksi terkoordinasi pertama sejak 2011. Langkah tersebut dilakukan setelah yen merosot tajam hingga menyentuh level terendah 40 tahun terhadap dolar AS.
Intervensi bersama itu membantu yen rebound. Mata uang Jepang menguat lebih dari 2% pada Kamis dan melanjutkan kenaikan pada Jumat, sempat bergerak di bawah 158 per dolar AS menjelang keputusan kebijakan Bank of Japan.
Bank of Japan mempertahankan suku bunga jangka pendek di 1% pada Jumat, tetapi memberi sinyal tetap siap menaikkan suku bunga lebih lanjut jika inflasi dasar terus menguat.
Pasangan dolar AS terhadap yen terakhir bergerak 0,1% lebih tinggi di 157,71 yen pada Senin, setelah turun hampir 4% pada pekan sebelumnya.
Dukungan AS terhadap langkah Jepang turut memperkuat perhatian pasar pada potensi aksi kebijakan lanjutan. Washington juga menyatakan dukungan terhadap upaya Jepang dalam menangani pelemahan yen yang dinilai cukup besar.