Beranda -
Original -
Isi utama -

WikiFX Ekspres

SBCFX
TMGM
GTCFX
Exness
XM
EC markets
FXTM
AvaTrade
FOREX.com
IC

Aturan New RBC OJK: Rasio Solvabilitas Asuransi Tertekan

WikiFX
| 2026-08-11 12:31

Ikhtisar:OJK memfinalisasi POJK New RBC untuk penguatan permodalan asuransi. Uji coba 10 perusahaan tunjukkan mayoritas rasio solvabilitas turun karena pendekatan lebih sensitif terhadap risiko. Aturan ditargetkan terbit sebelum akhir 2026.

Default Image

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah merampungkan rancangan Peraturan OJK (POJK) tentang kewajiban rasio solvabilitas minimum bagi perusahaan asuransi dan reasuransi.

Aturan New Risk Based Capital (New RBC) ini menjadi bagian dari penguatan kerangka permodalan industri perasuransian.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, memaparkan perubahan-perubahan penting dalam POJK New RBC pada konferensi pers RDK OJK, Selasa (4/8/2026).

Pendekatan Baru dan Perubahan Utama

New RBC menggunakan pendekatan yang lebih *risk sensitive* dan *forward looking*.

Perubahan utamanya adalah penggunaan konsep *available capital* sebagai dasar pengukuran solvabilitas, menyelaraskan praktik industri Indonesia dengan Insurance Capital Standard (ICS) dari IAIS.

Aturan baru ini mengakui struktur permodalan berjenjang: modal inti tidak terbatas (*tier 1 unlimited*), modal inti terbatas (*tier 1 limited*), dan modal pelengkap (*tier 2*).

OJK juga menyempurnakan kalibrasi risiko dalam perhitungan Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) serta mewajibkan penerapan Own Risk and Solvency Assessment (ORSA). Aturan ini juga memperkenalkan kategori *domestic significantly important insurer*.

Hasil Uji Coba: Mayoritas Rasio Turun

Uji coba dilakukan terhadap 10 perusahaan, terdiri dari lima asuransi jiwa dan lima asuransi umum. Hasilnya, sebagian besar peserta mengalami penurunan rasio solvabilitas ketika menggunakan format perhitungan baru.

Ogi menjelaskan penurunan ini menunjukkan pendekatan baru memiliki sensitivitas lebih tinggi dalam mengukur risiko.

“Hasil uji coba terhadap 10 perusahaan menunjukkan sebagian besar perusahaan mengalami penurunan rasio solvabilitas ketika menggunakan format yang mengacu pada kajian dan *best practices* internasional,” ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Selasa (28/7/2026).

Kesiapan Industri dan Latar Belakang Global

OJK mendorong seluruh perusahaan asuransi melakukan *gap analysis* dan *financial impact analysis* berdasarkan konsep Rancangan POJK, yang kini telah memasuki tahap permintaan tanggapan pemangku kepentingan.

Pengembangan New RBC dilatarbelakangi adopsi standar global: IFRS 17 (PSAK 117), ICS, dan Insurance Core Principle (ICP) dari IAIS. Penyempurnaan ini bertujuan memperkuat kerangka perhitungan *available capital* dibandingkan *required capital*.

Jadwal dan Dampak bagi Pemegang Polis

POJK New RBC ditargetkan terbit sebelum akhir 2026, implementasi pengukuran pada 2027, dan pengenaan sanksi pada akhir 2028.

Kerangka ini diharapkan memperkuat ketahanan industri sekaligus menjadi indikator kesehatan perusahaan dalam mendukung Program Penjaminan Polis.

Bagi pemegang polis, aturan ini memperketat pengukuran kesehatan perusahaan. Penurunan rasio solvabilitas dalam uji coba mencerminkan metode yang lebih ketat, bukan kemunduran posisi keuangan.

Pemegang polis disarankan memantau laporan keuangan dan memastikan perusahaan terdaftar serta diawasi OJK.

WikiFX Ekspres

SBCFX
TMGM
GTCFX
Exness
XM
EC markets
FXTM
AvaTrade
FOREX.com
IC

WikiFX Broker

FXTM

FXTM

Teregulasi
XM

XM

Teregulasi
FXCM

FXCM

Teregulasi
DBG MARKETS

DBG MARKETS

Teregulasi
AvaTrade

AvaTrade

Teregulasi
GTCFX

GTCFX

Teregulasi
FXTM

FXTM

Teregulasi
XM

XM

Teregulasi
FXCM

FXCM

Teregulasi
DBG MARKETS

DBG MARKETS

Teregulasi
AvaTrade

AvaTrade

Teregulasi
GTCFX

GTCFX

Teregulasi

WikiFX Broker

FXTM

FXTM

Teregulasi
XM

XM

Teregulasi
FXCM

FXCM

Teregulasi
DBG MARKETS

DBG MARKETS

Teregulasi
AvaTrade

AvaTrade

Teregulasi
GTCFX

GTCFX

Teregulasi
FXTM

FXTM

Teregulasi
XM

XM

Teregulasi
FXCM

FXCM

Teregulasi
DBG MARKETS

DBG MARKETS

Teregulasi
AvaTrade

AvaTrade

Teregulasi
GTCFX

GTCFX

Teregulasi

Berita Terhangat

Kontakperkasa Futures Aman atau Penipuan? Review Legalitas, Login, Biaya, dan Risiko di 2026

WikiFX
2026-09-01 15:32

Perbandingan Broker Forex 2026: Doo Financial Futures vs FBS, Mana Lebih Unggul?

WikiFX
2026-08-31 16:18

Tinjauan Aspek Keamanan: Apakah Broker Doo Financial Futures Pernah Bermasalah?

WikiFX
2026-09-01 18:45

CSAK Daily Valid, Seller Pegang Kendali EUR/USD By M Nuzul

WikiFX
2026-08-31 13:00

Review SBCFX (Star Bridge Capital Group) 2026: Fakta, Risiko dan Investigasi Regulasi Blokir SFC HK

WikiFX
2026-09-01 12:54

Profit WNI Digasak Broker Hola Prime MARKETS Dengan Modus Tuduhan Pelanggaran Perdagangan

WikiFX
2026-08-31 12:08

JISDOR 28 Agustus 2026 Turun 59 Poin: 3 Skenario untuk Trader Indonesia

WikiFX
2026-09-01 15:10

Nilai Tukar

USD
CNY
Nilai Tukar Saat Ini: 0

Jumlah

USD

Jumlah yang dapat ditukar

CNY
Mulai perhitungan

Anda mungkin juga menyukai

BHC

BHC

Mercadox Pro

Mercadox Pro

FGMarkets AI

FGMarkets AI

NusaCipher

NusaCipher

Admarkets

Admarkets

Easy Norr

Easy Norr

Altrade Investment

Altrade Investment

CadBrokers

CadBrokers

Meridian Bright Gate

Meridian Bright Gate

Meridian Capital Holdings

Meridian Capital Holdings