Indonesia

2026-03-17 18:55

IndustriBank of Japan Optimis Inflasi Capai Target 2% Didu
Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa inflasi inti di Jepang terus meningkat dan diperkirakan akan mendekati target 2% bank sentral pada paruh kedua tahun fiskal 2026 hingga 2027. Namun, Ueda menegaskan agar kenaikan harga ini harus diimbangi dengan pertumbuhan upah yang solid, sehingga inflasi dapat tercapai secara berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan Ueda menjelang pertemuan kebijakan moneter dua hari yang diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga di 0,75%. Ueda kepada parlemen juga menuturkan bahwa kenaikan upah dan harga berlangsung secara moderat, seiring dengan keberanian perusahaan untuk meneruskan kenaikan biaya bahan baku dan tenaga kerja kepada konsumen. Bank of Japan, lanjut Ueda, akan mengarahkan kebijakan moneter secara tepat agar inflasi 2% dapat tercapai secara stabil dan disertai peningkatan upah. Ia juga menegaskan kesiapan bank sentral untuk melakukan intervensi di pasar obligasi pemerintah (JGB) apabila terjadi lonjakan imbal hasil yang tidak wajar, meskipun secara umum suku bunga jangka panjang ditentukan oleh mekanisme pasar. #TrendingTopics
Suka 0
Saya juga ingin komentar

Tanyakan pertanyaan

0Komentar

Belum ada yang berkomentar, segera jadi yang pertama

ashal_as 969
Trader
Diskusi populer

Industri

СЕКРЕТ ЖЕНСКОГО ФОРЕКСА

Industri

УКРАИНА СОБИРАЕТСЯ СТАТЬ ЛИДЕРОМ НА РЫНКЕ NFT

Industri

Alasan Investasi Bodong Tumbuh Subur di Indonesia

Analisis pasar

Bursa Asia Kebakaran, Eh... IHSG Ikut-ikutan

Industri

Forex Eropa EURUSD 29 Maret: Berusaha Naik dari Terendah 4 Bulan

Analisis pasar

Kinerja BUMN Karya Disinggung Dahlan Iskan, Sahamnya Pada Rontok

Klasifikasi pasar

Platform

Pameran

Agen

Perekrutan

EA

Industri

Pasar

Indeks

Bank of Japan Optimis Inflasi Capai Target 2% Didu
Indonesia | 2026-03-17 18:55
Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa inflasi inti di Jepang terus meningkat dan diperkirakan akan mendekati target 2% bank sentral pada paruh kedua tahun fiskal 2026 hingga 2027. Namun, Ueda menegaskan agar kenaikan harga ini harus diimbangi dengan pertumbuhan upah yang solid, sehingga inflasi dapat tercapai secara berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan Ueda menjelang pertemuan kebijakan moneter dua hari yang diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga di 0,75%. Ueda kepada parlemen juga menuturkan bahwa kenaikan upah dan harga berlangsung secara moderat, seiring dengan keberanian perusahaan untuk meneruskan kenaikan biaya bahan baku dan tenaga kerja kepada konsumen. Bank of Japan, lanjut Ueda, akan mengarahkan kebijakan moneter secara tepat agar inflasi 2% dapat tercapai secara stabil dan disertai peningkatan upah. Ia juga menegaskan kesiapan bank sentral untuk melakukan intervensi di pasar obligasi pemerintah (JGB) apabila terjadi lonjakan imbal hasil yang tidak wajar, meskipun secara umum suku bunga jangka panjang ditentukan oleh mekanisme pasar. #TrendingTopics
Suka 0
Saya juga ingin komentar

Tanyakan pertanyaan

0Komentar

Belum ada yang berkomentar, segera jadi yang pertama